Penutupan Layanan CBN Cable Internet (Wed, Jun 4 2014)
  NEWS | TECH |TRAVEL |SHOPPING |ENTERTAINMENT |HEALTH |MAN |WOMAN| MAP |  
 
Hot Topic | Nutrition | Fit & Famous | Work Out | Natural Healing | Health Info | Medical Directory | Narkoba
 
   
Hembing  
 






Mencegah Dan Mengatasi Stroke Secara Alamiah
Hembing Tue, 24 Jun 2003 10:48:00 WIB

Oleh : Prof. H. M.Hembing Wijayakusuma

Stroke, penyakit ini sangat menghantui dan ditakuti. Betapa tidak, mereka yang dinyatakan kondisi fisiknya sehat oleh dokter, secara mendadak dapat terserang stroke tanpa pandang bulu, baik pria maupun wanita, tua atau muda. Serangan stroke dapat terjadi jika pembuluh darah yang membawa darah ke otak pecah atau tersumbat atau karena terjadinya gangguan sirkulasi pembuluh darah yang menyediakan darah ke otak.

Serangan stroke dapat menyerang siapa saja terutama penderita penyakit-penyakit kronis, seperti tekanan darah tinggi, kencing manis, jantung, kadar kolesterol tinggi, trigleserida tinggi, pengerasan pembuluh darah, penyempitan pembuluh darah, penebalan pembuluh darah, obesitas, dan lain-lain. Akan tetapi, pada umumnya stroke rentan terjadi pada penderita tekanan darah tinggi. Untuk itu penderita penyakit kronis haruslah mewaspadai dan mengantisipasi terjadinya serangan stroke.

Di Indonesia usia penderita stroke umumnya berkisar pada usia 45 tahun ke atas. Gaya hidup yang modern dan serba instanisasi seperti sekarang ini berpeluang besar bagi seseorang untuk terserang stroke di usia muda, baik wanita maupun pria produktif.

Stroke berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi yang mempengaruhi munculnya kerusakan dinding pembuluh sehingga dinding pembuluh darah tidak merata. Akibatnya, zat-zat yang terlarut seperti kolesterol, kalsium dan lain sebagainya akan mengendap pada dinding pembuluh yang dikenal dengan istilah penyempitan pembuluh darah. Bila penyempitan pembuluh darah terjadi dalam waktu lama, akan mengakibatkan suplai darah ke otak berkurang, bahkan terhenti yang selanjutnya menimbulkan stroke.

Serangan stroke dapat terjadi berdasarkan tiga mekanisme, yaitu :

  1. Trombosis, yaitu adanya penyumbatan oleh trombus yang terbentuk pada dinding arteri otak yang merupakan penyebab utama.
  2. Embolisme, yaitu terhambatnya pembuluh darah oleh sebuah embolus. Embolisme dapat terjadi pada orang-orang yang mengalami pembedahan jantung atau yang menderita rematik jantung.
  3. Hemoragi, yaitu pecahnya arteri otak akibat tekanan darah tinggi yang dapat terjadi pada semua kalangan usia.
Stroke menyerang otak dan merusak sel-sel otak yang berhubungan dengan saraf. Kerusakan saraf yang disebabkan oleh gangguan stroke dapat menimbulkan berbagai masalah, termasuk gangguan fungsi seksualitas bagi pria maupun wanita.

Gejala-gejala paling umum timbulnya serangan stroke, antara lain : terjadinya serangan sakit kepala, hilangnya keseimbangan, gangguan penglihatan, hilangnya kemampuan berbicara dengan jelas atau kemampuan untuk memahami pembicaraan orang lain/lawan bicara, salah satu kelopak mata sulit dipejamkan, gangguan penciuman, dan lain-lain.
Gejala stroke tidak selalu muncul pada kondisi yang berat. Serangan stroke ringan dapat diatasi dan kondisi pasien dapat pulih kembali sepenuhnya, bahkan dapat beraktivitas dan produktif seperti semula apabila serangan stroke ditangani dengan cepat dan tepat. Sedangkan penanganan yang terlambat akan mengantarkan pada kondisi yang parah seperti kelumpuhan total, atau bahkan mengantar penderita pada kematian.

Perawatan terhadap penderita pasca stroke harus dimulai sedini mungkin. Keterlambatan akan menimbulkan hal-hal yang kurang baik dan tidak kita harapkan. Selain perawatan yang dilakukan oleh tim medis, campur tangan anggota keluarga sangat berpengaruh terhadap proses pemulihan penderita stroke.

Penderita pasca stroke sebaiknya memperhatikan dan mengontrol segala aktivitas dan gaya hidupnya agar terhindar dari serangan stroke susulan yang keadaannya lebih parah. Sikap optimis untuk menata hari esok bagi penderita pasca stroke, jika tidak diikuti dengan terapi pengobatan akan sia-sia. Untuk itu perlu dilakukan pengobatan secara berkelanjutan, salah satunya dengan pengobatan alternatif yaitu terapi akupunktur dan pemanfaatan tanaman berkhasiat obat untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh agar terhindar dari stroke susulan atau komplikasi dari faktor pemicu stroke.

Faktor pemicu stroke terbagi menjadi dua yaitu yang dapat dikendalikan dan yang tidak dapat dikendalikan. Faktor pemicu stroke yang dapat dikendalikan misalnya : penyakit hipertensi, diabetes mellitus, kolesterol tinggi, obesitas, kebiasaan merokok, pengkonsumsian alkohol, dan lain-lain. Sedangkan faktor pemicu yang tidak dapat dikendalikan seperti : faktor usia, jenis kelamin, keturunan, stroke sebelumnya dan detak jantung yang tidak teratur. Jika serangan stroke disebabkan oleh suatu jenis penyakit, langkah awal yang harus dilakukan yaitu mengatasi terlebih dahulu faktor pemicu tersebut/jenis penyakit yang bersangkutan.

Kiat sehat mencegah dan mengatasi stroke :
  1. Terapkan pola dan gaya hidup yang teratur dan selaras dengan ajaran agama.
  2. Terapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang bergizi seimbang teratur dan bervariasi.
  3. Perbanyak mengkonsumsi bahan makanan yang mengandung gizi tinggi seperti buah dan sayuran segar, misalnya alpokat, kentang, labu parang/labu kuning, ubi jalar, semangka, buah anggur, pir, pisang, kesemek, tomat, bawang bombai, wortel, brokoli, terung ungu panjang, biji teratai, jamur hioko, jamur putih kering, jamur kuping hitam, teh hijau, madu, sayuran yang mengandung kalium, dan lain-lain.
  4. Atasi sedini mungkin segala penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes mellitus, jantung, dan lain-lain.
  5. Hindari makanan yang banyak mengandung garam, makanan diawetkan, dibakar, bahan makanan yang mengandung bahan pengawet, zat pewarna, dan lain-lain.
  6. Lakukan olahraga secara teratur dan terukur sesuai kondisi tubuh.
  7. Hindari stres, depresi, dan harus dapat mengontrol emosi.
  8. Lakukan konsultasi dengan dokter secara berkala.
  9. Dan lain-lain.
Cara tradisional dengan memanfaatkan tumbuhan obat untuk mencegah dan mengatasi stroke antara lain :
  1. 30 gram daun dewa segar + 20 gram temu hitam direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc, disaring, airnya diminum hangat-hangat. Lakukan secara teratur.
  2. 10 gram bubuk umbi daun dewa/thien chi diseduh dengan 200 cc air hangat, diminum. Lakukan secara teratur.
  3. 2 kuntum bunga soka + 2 kuntum bunga mawar direbus dengan 400 cc air hingga tersisa 200 cc, disaring, airnya diminum hangat-hangat.
  4. 1 buah terung ungu panjang + 30 gram rumput laut che chai (direndam dahulu) + ½ butir bawang bombay + 2 siung bawang putih, dimasak sesuai selera, dimakan.
Catatan :
  1. Umbi daun dewa/thien chi dan rumput laut che chai dapat dibeli di toko obat Tionghoa, dan tetap berkonsultasi ke dokter.
  2. Untuk perebusan sebaiknya gunakan panci enamel atau periuk tanah.

Sumber: CBN




Other articles

Mencegah dan Mengatasi Osteoporosis Secara Alamiah
Tue, 17 Jun 2003 09:26:00 WIB
Terapi Kualitatif Bagi Autisme
Mon, 09 Jun 2003 15:59:00 WIB

 

 
medicastore SuaraMerdeka CBN www.dennysantoso.com
 
 
40%
kematian di usia muda pada orang dewasa disebabkan oleh kanker


 
Health Tips
 
Tue, 18 Nov 2014 13:16:00 WIB
Ingin Lepaskan Diri dari MSG, Caranya?

 
Alternatif
 
Fri, 14 Nov 2014 09:43:00 WIB
Sauna, Detoksifikasi Lewat Kulit yang Bisa Atasi Jerawat

 
Natural Healing
 
Wed, 05 Nov 2014 13:59:00 WIB
Kayu Manis, Pengendali Gula Darah Penyelamat Diabetesi